Waspadai Tirotoksikosis Alias Gondok Beracun

Waspadai Tirotoksikosis Alias Gondok Beracun

0 141

MASYARAKATmengenal tirotoksikosis sebagai gondok beracun. Kondisi ini cukup mengganggu dan bahkan dapat membahayakan jiwa.

Pengertian medis tirotoksikosis adalah suatu sindrom klinis hipermetabolisme yang disebabkan peningkatan kadar hormon tiroksin bebas (free tyroksin / FT4), triodotironin bebas (free triiodothyronin / FT3) atau keduanya. Efek hipermetabolik dari tirotoksikosis memengaruhi semua sistem organ, hormon tiroid dalam keadaan berlebih menyebabkan peningkatan laju metabolisme yang merupakan tanda-tanda klinis dari tirotoksikosis.

Sebagian besar kejadian tiroroksikosis akibat hipertiroidisme sehingga kelenjar tiroid memperoleh perintah salah untuk menghasilkan hormon tiroid yang banyak. Sehingga perlu diperhatikan bahwa tirotoksikosis dapat dengan atau tanpa hipertiroidisme, oleh sebab itu tiroktosikosis dibagi dalam dua kategori, yaitu kelainan yang berhubungan dengan Hipertiroidisme dan kelainan yang tidak berhubungan dengan Hipertiroidisme.

Tirotoksikosis dapat berkembang menjadi krisis tiroid yang merupakan suatu keadaan klinis hipertiroidisme paling berat karena dapat menyebabkan kematian. Tirotoksikosis yang fatal biasanya disebabkan oleh autoimun Graves disease padaibu hamil. Janin yang dikandungnya dapat mengalami tirotoksikosis pula. Keadaaan hepertiroid pada janin dapat menyebabkan retardasi pertumbuhan kraniosinostosis, bahkan kematian janin.

Pasien dengan tirotoksikosis memiliki gejala antara lain berdebar, gelisah, peningkatan tremor, iritabilitas, intoleran terhadap panas, keringat berlebihan, penurunan berat badan, peningkatan rasa lapar (nafsu makan bertambah), peningkatan frekuensi buang air besar (diare), gangguan reproduksi (oligomenore/amenore dan libido turun), mudah lelah, serta pembesaran kelenjar tiroid.

Pada pemeriksaan fisik sering dijumpai gejala jantung berdebar debar (takikardia), penurunan berat badan walaupun nafsu makan meningkat, menurunnya gerakan kelopak mata serta tangan bergetar/tremor halus dan kelemahan otot.

Pada sistem saraf pusat, tirotoksikosis sering kali menimbulkan manifestasi klinis berupa peningkatan sistem saraf simpatis seperti kegelisahan, tremor serta takikardia. Risiko penyakit ini meningkat jika memiliki penyakit Graves (autoimun hipertiroidisme) atau Struma multinodular toksik.

Beberapa hal yang dapat mencetuskan tirotoksikosis di antaranya, infeksi, operasi, trauma, zat kontras beriodium, hipoglikemia, partus, stress emosi, penghentian obat antitiroid, ketoasidosis diabetikum, tromboemboli paru, penyakit serebrovaskular/stroke, serta palpasi tiroid terlalu kuat.

* Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, di bawah bimbingan dr Reza Aditya Digambiro, M Kes, M.Ked (PA), Sp.PA.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com

NO COMMENTS

Tinggalkan Balasan