3 Alasan Jepang Jadi Konsumen Kopi Luwak Terbesar di Dunia

    151
    0
    3 Alasan Jepang Jadi Konsumen Kopi Luwak Terbesar di Dunia

    Kita sering bicara dalam segala hal tentang Amerika Serikat. Baik dari film dan tren lainnya. Namun soal konsumen kopi luwak terbesar, posisi USA masih kalah dengan Jepang. Tercatat, bahwa setiap tahun kopi luwak khas Indonesia selalu ludes diborong oleh orang Jepang. Mengapa hal itu bisa terjadi?

    1. Minum Kopi Luwak Sudah Jadi Tradisi Jepang

    Sejak berakhirnya Perang Dunia 2, banyak negara yang mengalami tekanan ekonomi dan mental. Salah satunya adalah Jepang. Negeri Sakura ini bahkan bersentuhan langsung dengan salah satu aktor Perang Dunia 2, yakni Amerika Serikat. Alhasil, kerugian yang diderita Jepang sangat banyak. Dalam upaya pemulihan, tradisi minum kopi luwak pun muncul.

    Kopi memiliki kadar kafein yang rendah sehingga bagus untuk menenangkan mental pasca perang maupun peningkatan kesehatan. Orang Jepang sangat percaya, bahwa negara yang unggul hanya bisa dicapai dengan kesehatan warganya. Lalu pada abad ke-18 itulah Jepang mulai sering mengimpor kopi luwak yang diproduksi dari Indonesia.

    Secara perlahan, tradisi minum kopi jadi semakin santer terdengar. Pamor tradisi minum teh seakan-akan surut berkat hadirnya kopi luwak yang intens diimpor dari Indonesia. Otomatis, pecinta kopi di Jepang pun meningkat tajam. Berkat tradisi minum kopi inilah yang membuat Jepang suka mengimpor kopi luwak asal Indonesia.

    1. Tingginya Hubungan Kerja Sama Indonesia-Jepang

    Tanpa hubungan kerja sama yang baik, mustahil rasanya kopi luwak banyak diangkut dari Indonesia ke Negeri Sakura. Hubungan bilateral ini justru semakin erat setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan. Bisa dibilang kerja sama Indonesia-Jepang layaknya simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan.

    Jejak kerja sama tersebut bisa Anda telusuri dalam berbagai bidang. Mulai dari soal politik, maritim, ekonomi, hingga sosial-budaya. Begitu pula dalam hal peningkatan pendidikan serta inovasi anak-anak muda dari kedua belah pihak. Kehadiran kopi luwak seakan-akan menjadi salah satu sulur pengikat kerja sama antara Indonesia dengan Jepang.

    Sebagai konsumen terbesar kopi luwak asal Indonesia, Jepang pun semakin menjabat erat bentuk kerja sama apa pun dengan Indonesia. Nilai impor kopi luwak di Jepang didominasi oleh kopi luwak khas Indonesia. Soalnya kopi luwak asal Indonesia adalah yang paling lezat dibanding hasil produksi dari negara lain, katakanlah seperti Malaysia dan Vietnam.

    1. Kopi Luwak sebagai Pelecut Semangat Kemajuan Warga Jepang

    Orang Jepang itu sangat terbuka dengan inovasi demi inovasi. Tanpa inovasi ini, mustahil Jepang bisa tetap bertahan di tengah-tengah kondisi pasar dunia yang semakin sulit ditembus. Perihal inovasi ini tentu tidak terlepas dari pikiran kreatif dan aktivitas otak manusia. Ketika otak manusia jarang dipakai untuk berinovasi, maka jaringan sarafnya akan mudah berkarat.

    Untuk melepas karat itulah Jepang selalu berupaya memaksimalkan kinerja otak tiap warganya. Salah satunya dengan konsumsi kopi luwak asli. Di dalam kopi luwak terkandung kafein yang rendah dan terdapat beberapa kandungan sebagai stimulan yang baik untuk perkembangan otak manusia.

    Tidak heran kalau Negeri Sakura ini begitu menggemari kopi luwak khas Indonesia. Soalnya kopi luwak terkenal bisa mencerdaskan otak manusia dengan baik. Bagi mereka, kecerdasan sebuah negara adalah kunci kemajuan negara mana pun. Mereka beranggapan, bahwa kecerdasan yang merata di antara warganya itu yang membuat Jepang bisa terus hidup.

    Selain Jepang, negara mana yang mengimpor kopi luwak dari Indonesia? Peringkat nomor dua diduduki oleh Amerika Serikat dengan total impor sebanyak 20%. Saat ini, Jepang mampu mendeteksi mana kopi luwak yang asli dengan yang bukan loh.

    Sebetulnya, cara membedakan kopi luwak yang asli dengan yang palsu itu mudah. Misalnya saja dari harga. Harga untuk kopi luwak yang asli, satu gelas mencapai 800 ribu bahkan jutaan rupiah. Tentu jika kopi luwak yang dijual dengan harga seribuan, itu bisa dipastikan palsu.

    Selain itu juga, kopi luwak yang asli tidak mengandung unsure pengawet. Cara paling mudah untuk mengetahuinya adalah dengan mengetahui urine yang kita keluarkan setelah minum kopi. Jika ternyata memiliki aroma khas yang pekat, bisa dipastikan itu kopi luwak palsu. Pasalnya, aroma tersebut dihasilkan dari pengawet yang terdapat dalam kopi.

    Artikel sebelumyaTips Mencari Kost Murah Bandung dengan Mudah
    Artikel berikutnyaSayuran Ini Lebih Sehat Dari Smoothie Pisang

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here