Cara Membuat Anak Rajin Beribadah

    420
    0
    Cara Membuat Anak Rajin Beribadah

    Memiliki anak yang bisa diunggulkan tentu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Apalagi kalau anak tersebut menjadi anak yang berbakti kepada orang tua sekaligus juga rajin beribadah. Kita sebagai orang tua akan merasa bangga dibuatnya. Kita seolah melihat bahwa di masa depan akan melahirkan sosok pemimpin yang baik pada diri anak sendiri dan juga pada masyarakat. Segala doa dan usaha kita lakukan demi membuat anak terlahir sebagai insan yang baik.

    Tak terkecuali juga membuat anak yang taat pada agama. Bagi kita agama adalah tiang kehidupan, maka membuat anak memiliki tiang yang kokoh adalah sesuatu keharusan. Semakin kokoh tiangnya, maka akan bisa memiliki segala beban di atasnya. Cara membuktikan ketaatan kepada agama adalah dengan beribadah.

    Cara Membuat Anak Suka Beribadah

    Sayangnya beberapa orang tua salah mendidik anak soal ibadah. Beberapa hanya menyuruh anaknya beribadah, sementara dirinya sendiri malas untuk menjalankan ibadah. Lalu bagaimana anak mau taat menjalankan ibadah? Biar tidak salah dalam mendidik anak, berikut cara membuat anak taat dalam beribadah:

    1. Ajak Anak Beribadah Bersama

    Untuk membuat anak rajin beribadah, maka jalan terbaiknya adalah mengajak anak beribadah. Dengan begitu anak jadi tahu bahwa kamu adalah orang tua yang rajin beribadah. Biarkan anak mencontoh apa yang kamu lakukan. Ajak anak ke tempat ibadah. Buat anak menyukai tempat ibadah, biarkan ia menganggap tempat ibadah adalah tempat tebaik untuk dikunjungi.

    1. Contohkan Bukan Perintah

    Memerintah boleh, tapi lebih baik mencontohkan. Miminal ketika kita meminta anak untuk menjalankan ibadah, kita sendiri telah melakukanya. Jangan sampai memerintah sedang kita belum menjalankan. Malu lah sama anak kalau begitu. Bukankah lebih baik memberi contoh…

    1. Beri Penguatan Diri Bukan Hadiah

    Memberi hadiah ketika anak bertindak baik adalah baik. Tapi lebih baik lagi kalau kita berhasil memberikan pemahaman pada anak bahwa yang ia lakukan adalah baik dan bukan karena sebuah hadiah. Kalau kita ingin memberikan hadiah pada anak, tak perlu dijanjikan. Cukup berikan kalau memang kita lihat anak pantas mendapatkanya.

    Artikel sebelumyaCara Memanjangkan Rambut dengan Bahan Bahan Alami
    Artikel berikutnyaMengenal Ragam Gunung Berapi Indonesia yang Cocok Jadi Destinasi Wisata

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here