Ini dia Bedanya Arsitek, Kontraktor, dan Tukang Bangunan

    0 763
    Ini dia Bedanya Arsitek, Kontraktor, dan Tukang Bangunan

    Rumah bersubsidi yang memiliki model rumah minimalis biasanya memiliki luas yang kurang dari 36 meter persegi. Biasanya, rumah tersebut tidak dilengkapi dapur. Hal ini membuat penghuninya harus kembali membangun dapur setelah membeli rumah dijual di Jakarta selatan tersebut. Maka dari itu, ia harus menyewa jasa ahli yang bisa membantunya membangun dapur.

    Bahkan, tidak hanya dapur, terkadang ada pula yang merenovasi seluruh bangunan agar rumah menjadi lebih baik kualitas bangunannya. Tentunya ini dilakukan oleh mereka yang memiliki banyak biaya.

    Namun, masih banyak orang yang salah mengartikan antara arsitek, kontraktor, dan tukang bangunan. Jadi, masyarakat sendiri kerap bingung harus menghubungi siapa jika ingin merenovasi atau membangun rumah. Banyak orang yang salah kapak menyamakan arsitek dengan kontraktor, atau kontraktor dengan tukang bangunan. Padahal, masing-masing memiliki keahlian yang berbeda.

    Arsitek adalah seseorang yang akan membantu anda dalam merancang sebuah rumah atau ruangan yang akan dibangun. Arsitek akan membantu anda memikirkan mulai dari letak pintu, jendela, sumber listrik, aliran air, hingga hal lainnya. Arsitek akan membantu anda mulai dari merancang bentuk ruangan atau bangunan, hingga sirkulasi dari udara, desain, dan material yang digunakan.

    Sementara kontraktor adalah seseorang yang akan membantu anda untuk memenuhi segala bahan material yang disarankan oleh arsitek. Ia yang akan mencari barang dan juga harga barang yang diinginkan. Selain itu, kontraktor juga akan membantu anda dalam mencari tukang bangunan yang mampu untuk membangun rancangan yang ada.

    Tukang bangunan adalah mereka yang dapat mengerjakan rancangan sehingga membuatnya menjadi nyata. Mereka adalah yang bisa mengatur seluruh bahan dan membuatnya menjadi sebuah ruangan yang diinginkan.

    Jika Anda memiliki desain sendiri untuk rumah, Anda dapat langsung memberikan desain tersebut kepada kontraktor. Nantinya kontraktor akan mencarikan bahan yang baik dan sesuai dana, juga pekerjanya.

    Tentunya Anda juga bisa mencari pekerja sendiri. Hanya saja pekerja itu banyak macamnya, mulai dari borongan, hingga yang dibayar harian. Sebaiknya memilih jasa tukang bangunan borongan sehingga proses pengerjaan akan bisa cepat selesai. Pantaulah pengerjaan agar pekerjaannya tidak asal selesai.

    Sementara untuk tukang bangunan harian, biasanya akan mengerjakan lebih lama karena semakin lama ia mengerjakan proyek, semakin banyak pula ia dibayar. Maka dari itu, perlu Anda awasi pekerjaannya.

    NO COMMENTS

    Tinggalkan Balasan