Lima Penyakit Akibat Dari Merokok

Lima Penyakit Akibat Dari Merokok

0 173

New Delhi – Risiko kesehatan serius dari menggunakan tembakau banyak diketahui masyarakat. Meski begitu, orang merasa sulit untuk berhenti merokok.

Mengutip dari zeenews, Jumat (03/06/2016), penggunaan tembakau merupakan penyebab terbesar dari kematian yang dapat dicegah secara global.

Nikotin, bahan kimia adiktif utama dalam tembakau, membuat orang – orang sulit untuk berhenti merokok. Hal ini menyebabkan aliran adrenalin ketika diserap dalam aliran darah atau dihirup melalui asap rokok.

Nikotin juga memicu peningkatan dopamin – otak senang, karena merangsang area otak yang berhubungan dengan kesenangan. Penggunaan jangka panjang dari tembakau meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.

Berikut adalah beberapa penyakit yang paling mengerikan yang disebabkan oleh merokok dan produk tembakau lainnya.

1. Kanker

Merokok dapat menyebabkan berbagai jenis kanker, salah satunya adalah kanker paru – paru. Tembakau juga terkait dengan kanker hati, kandung kemih, dan leher rahim, dan lainnya.

Tembakau tanpa asap, seperti mengunyah tembakau, juga dapat menyebabkan kanker mulut dan tenggorokan, kerongkongan, dan pankreas.

2. Penyakit Jantung

Merokok merupakan penyebab utama dari penyakit kardiovaskular yaitu jantung, stroke, dan penyakit pembuluh darah. Merokok mempercepat penyumbatan dan penyempitan arteri koroner, yang mengakibatkan serangan jantung dan stroke.

3. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) atau Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD)

COPD adalah penyakit paru obstruktif yang membuat sulit untuk bernafas, biasanya disebabkan oleh merokok. COPD termasuk emphysema, chronic bronchitis, dan beberapa kasus seperti asma. Namun, sebanyak 1 dari 4 orang Amerika dengan COPD tidak pernah merokok.

4. Mempengaruhi Kehamilan

Merokok mengurangi kemungkinan seorang wanita untuk hamil. Wanita yang merokok selama kehamilan memiliki risiko lebih tinggi komplikasi seperti pendarahan, keguguran, persalinan prematur pada bayi, lahir mati, kelainan plasenta.

Juga, pada bayi yang ibunya merokok saat hamil atau terpapar asap rokok setelah lahir, mengembangkan paru – paru lemah.

5. Diabetes

Penggunaan tembakau dapat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan resistensi insulin yang berarti semakin Anda merokok semakin besar risiko diabetes. Merokok dapat menjadi lebih berbahaya bagi penderita diabetes karena meningkatkan risiko komplikasi termasuk penyakit jantung, kerusakan ginjal, kebutaan, rheumatoid arthritis, kerusakan saraf.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com

NO COMMENTS

Tinggalkan Balasan