Mengenal Influenza, Pencegahan, Dan Penularannya

Mengenal Influenza, Pencegahan, Dan Penularannya

0 189

INFLUENZA disebabkan oleh virus. Kebanyakan penderita sembuh setelah beberapa hari, tetapi bagi penderita tertentu mungkin mengancam nyawanya. Jika Anda menderita influenza, tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin, cuci tangan Anda sebelum menyentuh orang lain, dan tetap tinggal di rumah.

Influenza (atau “flu”) disebabkan oleh infeksi virus influenza A, B, dan lebihjarang, C. Penyakit ini terutama berdampak terhadap tenggorok dan paru- paru, tetapi juga dapat mengakibatkan masalah jantung dan bagian lain tubuh, terutama di kalangan penderita masalah kesehatan lain.

Gejala

Gejala-gejala biasanya timbul satu sampai tiga hari setelah infeksi, dan mungkin termasuk yang berikut secara mendadak seperti demam, sakit kepala, sakit otot dan sendi, sakit tenggorok, batuk, hidung beringus atau tersumbat, hingga lelah parah.

Kebanyakan penderita sembuh dalam waktu seminggu. Dibandingkan dengan banyak infeksi lain (misalnya pilek), influenza cenderung mengakibatkan gejaladan komplikasi yang lebih parah. Komplikasi dapat termasuk pneumonia, kegagalan jantung atau semakin parahnya penyakit lain.

Penularan

Virus ini sebagian terutama ditularkan dari orang ke orang melalui tetesan setelah orang yang terinfeksi batuk atau bersin, atau melalui bersentuhan (mis. ketika seseorang berjabat tangan dengan orang lain). Lebih mudah untuk terkena influenza di tempat yang tertutup atau sesak. Penderita influenza dapat menularkan penyakit dari hari sebelum, sampai beberapa hari setelah gejala mulai timbul.

Faktor risiko

Siapa saja dapat terkena influenza. Kaum lanjut usia, penderita penyakit lain (misalnya penyakit jantung, penyakit paru-paru atau diabetes) dan anak-anak kecil lebih mungkin mengalami komplikasi.

Vaksinasi

Siapapun di atas usia 6 bulan yang ingin mencegah influenza harus berjumpa dengan dokter keluarganya untuk mendapatkan vaksin setiap tahun, lama sebelum musim dingin mulai. Vaksinasi influenza dianjurkan terutama untuk semua orang dewasa yang berusia 65 tahun ke atas, orang dewasa dan anak-anak yang melebihi usia enam bulan dan menderita penyakit kronis yang berdampak terhadap jantung dan paru- paru, atau memerlukan tindak lanjut medis secara berkala, orang yang mengalami imunodefisiensi, termasuk infeksi HIV, serta penghuni panti jompo dan fasilitas perawatan jangka panjang lain.

Golongan lainnya yakni orang dewasa dan anak-anak berusia lebih dari enam bulan yang tinggal di rumah tangga dengan seorang yang termasuk dalam kategori manapun di atas, petugas kesehatan, staf, sukarelawan dan pengunjung sering panti jompo dan fasilitas perawatan jangka panjang, anak-anak (enam bulan sampai 10 tahun) yang menerima pengobatan aspirin jangka panjang, orang yang berencana akan berkunjung ke bagian dunia di mana influenza sedang beredar dan wanita yang akan berada dalam trimester kedua atau ketiga dari kehamilan (meskipun telah hamil) antara Juni dan Oktober.

Untuk anak-anak sampai usia 9 tahun memerlukan dua dosis vaksinasi dengan selang waktu sekurang-kurangnya sebulan pada tahun pertama divaksinasi. Setidaknya membutuhkan waktu sampai dua minggu untuk tubuh Anda memperoleh kekebalan setelah vaksinasi. Vaksin tersebut didesain untuk sepadan dengan virus yang mungkin sekali beredar pada musim dingin yang berkenaan. Bagi orang dewasa sehat, vaksin tersebut biasanya memberikan perlindungan 70-90% terhadap infeksi selama kira-kira setahun

Vaksin tersebut tidak dianjurkan untuk orang tertentu, termasuk orang yang mempunyai alergi terhadap telur. Efek sampingnya dapat berupa rasa sakit pada tempat vaksinasi, demam, lelah dan sakit otot. Vaksin tersebut berisi virus yang telah dibunuh sehingga tidak dapat mengakibatkan influenza. Orang yang menderita demam harus menunda vaksinasi sampai telah sembuh. Orang yang pernah menderita Sindrom Guillain-Barr harus membicarakan vaksinasi dengan dokternya.

Vaksin tersedia secara gratis jika Anda berusia 65 tahun ke atas serta seorang Aborijin atau Penduduk Selat Torres yang berusia 50 tahun ke atas atau berusia 15 sampai 49 tahun dan menderita penyakit kronis.

Jika Anda mengalami gejala influenza, disarankan untuk tetap berada di rumah sampai lebih sehat. Tutup mulut dan hidung dengan tisu sewaktu batuk dan bersin dan buang di dalam tempat sampah setelah dipakai. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir selama 10 detik setelah batuk, bersin atau membersihkan hidung, dan sebelum menyentuh orang lain atau benda yang mungkin disentuh oleh orang lain

Sewaktu berjumpa dengan dokter, telepon sebelum waktunya untuk melihat apakah dokter tersebut dapat memberikan Anda tempat menunggu yang terpisah dan mintalah masker jika Anda sedang batuk dan harus menunggu dekat orang lain.

Berdasarkan gejala dan pemeriksaan, dokter dapat mendiagnosis penyakit seperti influenza. Diagnosis influenza hanya dapat dikonfirmasikan dengan menguji sampel cairan dari belakang hidung dan tenggorok Anda, atau sampel darah. Tes ini biasanya hanya diperlukan jika penyakit terjadi sebagai bagian dari wabah, lebih parah dari biasa, atau ada komplikasi.

* Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti (di bawah bimbingan dr. Reza Aditya Digambiro, M.Kes, M.Ked (PA), Sp.PA)

Sumber: http://gayahidup.inilah.com

NO COMMENTS

Tinggalkan Balasan