Tips Mengolah dan Menyimpan Susu Agar Lebih Tahan Lama

    21
    0
    Tips Mengolah dan Menyimpan Susu Agar Lebih Tahan Lama

    Susu adalah sumber gizi paling baik untuk tubuh manusia. Dianggap juga sebagai makanan hampir sempurna karena memiliki kandungan zat gizinya lengkap. Terdapat kandungan protein, lemak,  karbohidrat, mineral, enzim-enzim, berbagai vitamin dalam jumlah yang cukup.

    Susu yang sangat baik untuk diminum setiap hari adalah susu cair. Susu jenis ini adalah hasil interaksi molekul alami didalamnya. Sehingga susu menjadi rekomendasi untuk diminum berbagai usia. Terlebih lagi pada anak-anak dibawah usia 6 tahun, wajib meminum susu untuk tumbuh kembangnya.

    Tips Mengolah dan Menyimpan Susu Agar Tahan Lama

    1.Dapat disimpan dalam lemari pendingin

    Ada berbagai manfaat yang didapat tubuh setelah mengkonsumsi susu. Disamping itu, dari segi penyimpanan susu sangat fleksibel apabila diletakkan dalam lemari pendingin. Susu segar yang dimasukkan dalam kulkas dapat bertahan hingga 6 sampai 10 bulan tanpa mengurangi khasiatnya. Tentu saja disimpan tanpa memasukkan bahan pengawet.

    Susu merupakan minuman paling higienis yang tidak dapat tersentuh mikroba dan jamur. Sehingga sangat kecil kemungkinan terjadi kerusakan mikrobiologis. Sebaiknya tidak menyimpan susu dibawah paparan sinar matahari karena berpengaruh dengan mutu sensori. Kandungan gizi didalamnya tidak akan berubah, hanya aroma, warna, dan rasa khasnya akan memudar.

    2.Proses pengolahan

    Ternyata proses pengolahan susu sapi segar melalui teknik sterilisasi terbaik. Sehingga dapat menghasilkan mutu sensoris dan gizi baik, serta tidak menghilangkan vitamin dan protein. Jika pengolahan susu tidak sempurna, sangat sedikit berpengaruh pada kerusakan protein.

    Sebaiknya ketika memanaskan susu jangan terlalu lama dan diatas nyala api kecil. Sebab, jika dipanaskan diatas nyala api besar menyebabkan pigmen coklat terbentuk. Hal ini menurunkan kualitas susu dan kualitas protein sulit dicerna. Selain itu juga dapat menyebabkan resemisasi asam amino.

    3.Melalui proses pemanasan yang baik

    Lama proses pemanasan susu sekitar 3 sampai 5 menit, karena mengurangi resiko pigmen coklat dan perubahan asam amino. Jangan pernah memanaskan susu hingga mendidih. Hal ini sangat tidak baik untuk kesehatan.

    Apalagi jika memanaskan susu dengan stainless steel sebaiknya dihindari. Sebab dapat memicu penurunan protein dan gizi karena alumunium. Proses pemanasan susu yang telah dibiarkan lebih dari 10 jam juga tidak baik, terutama jika dikonsumsi oleh bayi.

    Artikel sebelumyaVeet, Solusi Ampuh Menghilangkan Bulu Tanpa Harus Waxing ke Salon
    Artikel berikutnyaPenanganan Setelah Divonis Kanker Serviks Stadium 1

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here